
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Menteri Kebudayaan (
Menbud
) Fadli Zon telah menetapkan tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Fadli mengatakan penetapan ini sebagai tanggung jawab dari amanat undang-undang dan konstitusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas apakah 13 Juli akan menjadi hari libur nasional?
Menurut Fadli, usai ditetapkan menjadi Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pemerintah belum memutuskan apakah 13 Juli akan dijadikan hari libur nasional.
“Meskipun kalau ditawarkan pasti banyak yang mau, tapi liburnya mungkin nanti kalau ada diperjuangkan itu bisa saja fakultatif gitu ya. Nah, tetapi kita melihat bahwa ini merupakan satu langkah yang penting terutama sebagai bentuk pengakuan dan juga tonggak yang diusulkan oleh MLKI ya, yang mempunyai gabungan dari organisasi lebih dari 100 organisasi,” kata Fadlidalam acara bersamaMajelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), di TMII Senin (6/7), seperti dikutip dari Detik.
Sementara itu, Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan menambahkan penetapan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa ini sudah melalui proses yang panjang. Dia menyebut MLKI sudah mengajukan sejak 2005.
“Jadi kepada Bapak Menteri yang saya laporkan pada bahwa pembahasan mengenai usulan Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa itu sudah diusulkan sejak tahun 2005. 2005 Pak. Jadi alhamdulillah atas kepemimpinan Bapak, temen-temen penghayat bisa mempunyai Hari Kepercayaan,” kata Restu.
“Pembahasan ini diikuti oleh para penghayat kepercayaan dan berbagai organisasi kepercayaan Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) yang difasilitasi oleh Direktorat Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat,” sambungnya.
Baca berita selengkapnya
di sini.
(detik/ugo)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: PKB Gelar Puncak Harlah ke-28 di Jakarta, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Baca lagi: Tiket Konser BOYNEXTDOOR di Jakarta 2026 Mulai dari Rp1,8 Juta




8 Responses
Penulis berhasil menjahit kepingan-kepingan fakta yang berserakan menjadi satu narasi edukatif yang utuh https://www.wikidata.org/wiki/Q6712478
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://www.winningagent.com/forums/users/sbourgx/ juga mengulas hal serupa.
Sebuah karya tulis yang sangat matang, tajam dalam menganalisis situasi, dan sarat akan nilai edukasi https://www.lib.cet.ac.il/Pages/sub.asp?item=5589&page=8&rel=1
Sebuah sumbangsih pemikiran yang sangat berbobot dalam memperkaya khazanah literatur kontemporer pada bidang terkait https://www.lib.cet.ac.il/pages/subx.asp?item=2008&page=2&rel=1
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://aroundsuannan.ssru.ac.th/index.php?action=profile;u=9414855;area=showposts;sa=topics cekidot aja guys.
Penulis memiliki kapabilitas yang luar biasa dalam merangkai dialektika tanpa terjebak pada retorika yang dangkal https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=14470&rel=1
Tulisan ini memuat identifikasi risiko yang sangat komprehensif, krusial untuk meminimalisir kegagalan sistemik https://www.violations.kashrut.com/articles/fasting/
Penulis sukses menyajikan teknik dekomposisi masalah yang rumit menjadi klaster solusi yang terukur secara periodik https://www.lib.cet.ac.il/Pages/subx.asp?item=7910&page=3&rel=1