
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Gempa bumi
berkekuatan magnitudo 5,6 terjadi di laut wilayah Talaud, Maluku Utara (Malut), Selasa (7/7) sore waktu setempat.
Gempa itu terjadi pada pukul 14.16 WIB.
Atas gempa yang terjadi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan atas gempa yang terjadi tak berpotensi tsunami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.5 pada kedalaman 40 km,” demikian pernyataan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam siaran pers yang diterima Selasa petang.
“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3.21° LU; 127.47° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 107 Km arah Barat Laut Pulau Doi,” sambungnya.
Dia mengatakan berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas II-III MMI di Naha. Skala itu menandai getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Selain itu dirasakan pula skala II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Tobelo.
“Hingga pukul 14.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (
aftershock
),” katanya.
Dia mengatakan dengan memerhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (
oblique thrust fault
),” sambungnya.
[Gambas:Twitter]
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
(kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: Riset Temukan Laba-laba Paling Ngebut di Dunia, Larinya Pace 4
Baca lagi: FOTO: Rekreasi Hemat di Lapangan Banteng
Baca lagi: Tawaran Ditarik, Rencana Harry Menginap di Buckingham Palace Batal




13 Responses
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di https://www.evilmadscientist.com/forums/users/smlnice/ ya guys.
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di http://ritalin202.sakura.ne.jp/chelsea/log/eid46.html nyambung banget.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web http://kamikazeattack.diary2.nazca.co.jp/2009/diary_20091108_01.html juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Penyajian data yang transparan dan akuntabel di sini menetapkan standar baru bagi jurnalisme analitis yang bermutu https://www.lib.cet.ac.il/Pages/subx.asp?item=8163&page=4&rel=1
Rekomendasi taktis yang dijabarkan memiliki tingkat akurasi tinggi untuk segera diintegrasikan ke dalam SOP https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=8312&page=1&rel=1
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://kldp.org/comment/257211 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Sebuah karya tulis yang sangat matang, responsif terhadap dinamika global, dan sarat akan nilai edukasi premium. https://www.literacyworldwide.org/blog/the-engaging-classroom/putting-books-to-work/page/9
Artikel ini memberikan kepuasan intelektual yang seutuhnya bagi pembaca yang mengutamakan kedalaman data di atas popularitas konten https://observer.com/2014/06/coffee-crickets-and-cashews-inside-accelfoods-demoday/
Ketajaman penalaran (reasoning) penulis dalam artikel ini menetapkan standar mutu yang sangat tinggi bagi penulisan analitis https://en.wikipedia.org/wiki/2008%E2%80%9309_WHL_season
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=296107 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Artikel ini memiliki karakteristik sebagai tulisan referensi utama yang akan tetap memegang legitimasi ilmiahnya dalam waktu lama https://magic.ly/rererent/Perdagangan-Barang-Impor-Terkontrol-di-Indonesia
Artikel ini memberikan keuntungan kompetitif yang substansial bagi siapa saja yang bersedia mendalami metodologinya https://en.wikipedia.org/wiki/The_Legacy_(1978_film)
Penulis membuktikan bahwa pendekatan berbasis riset (evidence-based) adalah kunci utama dalam penyusunan rencana aksi yang sukses https://magic.ly/Donlego/Pentingnya-Menjaga-Keseimbangan-Kerja-dan-Kehidupan-Pribadi