
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Dinas Bina Marga DKI Jakarta bakal membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (
JPO
) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan setelah ditabrak truk pengangkut alat berat hingga nyaris roboh.
“Penanganan kami dari Bina Marga yang pertama kita akan membongkar JPO ini. Karena kita lihat pondasinya yang sebelah sini tiangnya sudah lepas, mau tidak mau kami harus lepas. Pelepasan itu juga tidak bisa setengah, harus seluruhnya. Karena kan apa? Karena kami tidak punya penunjang di tengah,” kata Kasudin Bina Marga, Rifki Rismal kepada wartawan, Selasa (14/7).
Disampaikan Rifki, pihaknya tengah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) terkait rencana pembongkaran tersebut. Kata dia, ruas jalan yang mengarah ke Blok Makan ditutup selama proses pembongkaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami akan tutup satu arah yang ke arah Blok M. Kita akan tutup habis. Yang ke sana kita tutup sebagian dulu, setengah. Karena kami tetap butuh tutup di sebelah sana karena kan kondisi strukturnya tidak ada tiang di tengah. Jadi kami butuh lahan, baru kita lepas. Seperti itu penanganan kami rencananya,” tutur dia.
Rifky mengatakan rencana pembongkaran akan dilakukan pada pukul 10.00 WIB sembari menunggu kedatangan alat berat untuk membongkar struktur JPO.
“Yang pasti yang pertama adalah kita pangkas dulu tuh atapnya dari JPO, karena kan jaraknya terlalu dekat. Kita putus dulu, baru kita lepas gelagarnya. Ya mudah-mudahan sore menjelang siang sudah selesai,” ujarnya.
Kasat Lantas Polres Jaksel Kompol Mujiyanto sementara itu menjelaskan pengalihan lalu lintas akan dilakukan dari berbagai arah.
“Nanti yang dari arah timur yang mau naik layang flyover otomatis ada pengalihan di depan Polsek Mampang. Nanti dibelokin ke kiri atau diputar balik ke Trans TV. Kemudian yang dari Warung Buncit yang mau arah ke kiri, diturunin ke underpass. Underpass nanti ketemu di TL Kuningan. Jadi nanti bisa belok kiri yang arah ke Gatot Subroto ya,” kata Mujiyanto kepada wartawan.
Rute rekayasa lalin juga disampaikan lewat akun X TMC Polda Metro Jaya. Kendaraan dari arah Tegal Parang yang menuju Santa atau Blok M sementara dialihkan melalui Jl Mampang atau traffic light Mampang.
BPBD DKI Jakarta sebelumnya menyatakan peristiwa yang terjadi pada Selasa (14/7) sekitar pukul 00.30 WIB itu bermula saat kendaraan berpelat nomor B-9077-UFU melintas di Jalan Kapten P Tendean.
“Pengemudi melihat bahwasanya ada jembatan JPO, namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone,” demikian keterangan dari BPBD DKI Jakarta.
Kemudian, diduga karena tidak memperhitungkan jarak antara muatan yang diangkut dengan JPO, maka crane yang dibawa pun tersangkut saat melintas.
“Akibatnya dikarenakan tidak memperhitungkan max ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak cukup parah,” ujarnya.
(dis/gil)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: Timur Tengah Panas! Houthi Yaman Tembak Rudal ke Arab Saudi
Baca lagi: Hakim Danish Ungkap Alasan Finis di Belakang Veda Ega di Moto3 Jerman
Baca lagi: Durasi Avengers Doomsday Terungkap, Salah Satu Film Terpanjang MCU

4 Responses
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://kldp.org/node/60260 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=303813 yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Kekayaan ilmu praktis yang Anda bagikan di sini adalah aset berharga yang akan terus saya gunakan dalam aktivitas harian saya. https://www.dibiz.com/theracalmcbdgummiesforsale
Sebuah mahakarya yang sangat fungsional, memberikan bimbingan yang terarah, dan ditulis dengan penuh komitmen terhadap kemajuan pembaca https://caramellaapp.com/sapphirenaturalneurotechiq/LKtXcyJ1o/sapphire-natural-neuro-tech-iq