
Tangerang, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)
Jatiwaringin
, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari ketiga pada Kamis (2/7).
Hingga sore hari, api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan pelayanan pengangkutan sampah dari seluruh wilayah tetap berjalan normal. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkab Tangerang juga menerapkan skema khusus dalam pengaturan armada pengangkut sampah. Armada diarahkan ke titik pembuangan yang masih tersedia sehingga tidak terjadi antrean panjang kendaraan di area TPA yang saat ini masih menjadi lokasi penanganan kebakaran.
Di sisi lain, proses pemadaman terus diintensifkan melalui jalur darat dan udara. Helikopter
water bombing
milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk menyiram titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk menambah armada mobil pemadam kebakaran guna mempercepat proses pengendalian api.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengatakan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan dengan memanfaatkan lokasi pembuangan yang masih tersedia agar tidak terjadi antrean kendaraan.
“Masih jalan, ada lokasi yang kosong sementara kita masukkan ke sana supaya tidak ada antrean panjang dan sampah-sampah di Kabupaten Tangerang bisa dibawa ke sini. Alhamdulillah sudah datang helikopter untuk penyiraman air dari udara melalui water bombing yang masih berjalan. Kami juga sudah meminta Pemerintah Kota Tangerang membantu armada mobil damkar,” ujar Maesyal.
Selain fokus pada pemadaman, pemerintah juga menyiagakan petugas kesehatan untuk mengantisipasi dampak paparan asap terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran.
(dod/isn)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: 15 Museum Hidden Gem di Jakarta, Sepi tapi Sarat Cerita
Baca lagi: FOTO: Warga Ramai-ramai Registrasi SIM Baru Pakai Verifikasi Wajah
Baca lagi: Bos Honda Beberkan Kondisi Veda setelah Crash di Moto3 Belanda



2 Responses
Saya merinding membaca konklusi artikel ini. Sangat kuat, tegas, dan membekas di hati http://www.kufirst.center.ku.ac.th/kuai58_2563/ saya tunggu artikel bagus yang seperti ini lagi ya
Keberadaan artikel seperti ini membuat internet menjadi tempat yang jauh lebih berharga untuk dijelajahi https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9196-2/