
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Kondisi kesehatan Wali Kota Bandung
Muhammad Farhan
tiba-tibamenurun hingga harus dilarikan pakai ambulans dari Balai Kota Bandung ke rumah sakit pada Jumat (10/7) sore kemarin.
Hari ini, Sabtu (11/7), kondisi Farhan dilaporkan mulai stabil.
Meskipun demikian, Farhan tetap dalam penanganan intensif tim dokter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara keluarga Farhan, Anita Avianty, mengatakan pihaknya memohon doa–terutama dari warga Bandung–untuk kesembuhan wali kota.
“Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa dan dukungan dari
wargi
Bandung, sahabat, serta rekan-rekan media terhadap kondisi Bapak Muhammad Farhan,” kata Anita dalam keterangan tertulisnya, Sabtu ini dikutip dari
detikJabar
.
“Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari tim dokter, kondisi Bapak Muhammad Farhan saat ini sudah stabil dan dalam penanganan yang baik. Namun demikian, tim dokter masih terus melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti dari kondisi yang dialami beliau,” imbuhnya.
Anita mengharapkan pengertian dari seluruh pihak demi kelancaran proses pemulihan Farhan. Ia pun meminta doa agar kesehatan Wali Kota Bandung tersebut segera membaik.
“Kami memohon pengertian semua pihak untuk memberikan ruang kepada tim dokter agar dapat menjalankan proses pemeriksaan secara optimal,” ujarnya.
“Keluarga juga memohon doa terbaik dari seluruh masyarakat agar Bapak Muhammad Farhan segera diberikan kesembuhan, dipulihkan kesehatannya dan dapat kembali menjalankan tugas serta beraktivitas seperti sediakala,” kata dia.
Baca berita lengkapnya
di sini
.
(tim/kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: Janji Sutradara Gonjiam jika 402 Rumah Sakit Angker Korea Laris
Baca lagi: Muzani, Sugiono, dan Gus Yahya Takziah ke Makam Ayatollah Ali Khamenei
Baca lagi: Pakar Beri Catatan Penting soal MoU MPR-MK Terkait Tafsir Konstitusi



2 Responses
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://kldp.org/comment/259022 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Tulisan ini meruntuhkan stigma bahwa topik berat harus selalu disampaikan dengan bahasa yang kaku https://rentry.co/hghx2