
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Kementerian Hak Asasi Manusia (
KemenHAM
) menyebut jumlah
pengungsi
di
Papua
diperkirakan mencapai 122 ribu orang.
Wakil Menteri HAM Mugiyanto mengatakan angka tersebut merupakan data awal yang diterima pihaknya dan akan diverifikasi bersama kementerian/lembaga terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan KemenHAM dan kementerian/terkait dalam waktu dekat akan menggelar rapat untuk membahas soal pengungsi itu.
“Ada banyak pengungsi di sana, dan Kementerian Hak Asasi Manusia dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan, melibatkan kementerian/lembaga terkait untuk melakukan upaya-upaya menangani pengungsi yang ada di Papua yang jumlahnya lumayan besar, yang jumlahnya besar. Jadi kalau angka yang sampai ke kami, ada yang menyebutkan 122.000 pengungsi,” kata Mugiyanto di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (7/7).
Mugiyanto mengatakan, para pengungsi tersebut merupakan pengungsi internal atau internally displaced persons (IDP).
IDP adalah sebutan untuk orang-orang yang terpaksa melarikan diri dari rumah mereka akibat konflik, bencana, atau kekerasan, tetapi mereka masih berada di dalam batas wilayah negara mereka sendiri.
Mugiyanto mengatakan para pengungsi di Papua meninggalkan tempat tinggal karena tidak merasa aman.
“Tidak ada rasa aman di tempat tinggal mereka sehingga mereka mengungsi. Jadi ada banyak dan itu menjadi atensi kita. Karena kan mereka juga punya hak atas apa namanya
shelter
ya, ketika mengungsi kan ya tempatnya harus dipastikan ya aman, kebutuhan-kebutuhan dasar ya gitu bisa dipenuhi,” katanya.
Ia menjelaskan pemerintah belum dapat meminta mereka kembali ke daerah asal sebelum situasi dinilai aman.
Mugiyanto menyebut rapat bersama kementerian/lembaga terkait penting dilakukan untuk menyelesaikan persoalan soal pengungsi itu.
“Tetapi meminta mereka segera kembali juga belum bisa, karena belum ada rasa aman. Jadi situasinya seperti itu teman-teman, karena itulah pertemuan yang akan kami selenggarakan untuk menyelesaikan persoalan pengungsi itu penting,” katanya.
(yoa/wis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: FOTO: Tangis Haru Ronaldo di Laga Terakhir Piala Dunia
Baca lagi: Borong 6 Adinata Syariah 2026, Jateng Percepat Kawasan Industri Halal




5 Responses
Penulis secara jeli memetakan titik lemah industri sekaligus memberikan instrumen evaluasi diri yang fungsional https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=7546&page=1&type=site&rel=1
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://ko.wikipedia.org/wiki/%EA%B0%95%ED%99%94_%EC%96%91%EB%AF%BC_%ED%95%99%EC%82%B4_%EC%82%AC%EA%B1%B4 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://kldp.org/comment/257211 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Sebuah telaah kritis yang sangat saksama, mampu membedah anomali struktural dengan pendekatan yang sangat ilmiah https://www.mlive.com/whaletales/2012/02/plymouth_whalers_tom_wilson_a.html
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/comment/264994 deh, lengkap parah!