Kemenpar Tegaskan Kurnia Rakhman Bukan Pegawai, Imbau Waspada Penipuan

Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia

Kementerian Pariwisata (

Kemenpar

) buka suara soal dugaan penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang mengaku Kurnia Rakhman.

Lewat unggahan di akun Instagramnya @kemenpar.ri, Kemenpar menegaskan bahwa Kurnia bukan pegawai Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) maupun kementerian.

“Kementerian Pariwisata menegaskan bahwa pihak yang mengatasnamakan Kurnia Rakhman bukan pegawai di Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events), maupun di Kementerian Pariwisata,” demikian tertulis dalam unggahan itu, seperti dikutip Senin (29/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

Kemenpar mengimbau masyarakat, hotel, vendor, dan mitra kerja untuk berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai pegawai Kementerian Pariwisata.

“Pelaku diduga menghubungi hotel dan vendor dengan dalih pemesanan kamar, ruang pertemuan, plakat, souvenir, maupun kebutuhan kegiatan lainnya yang mengarah pada tindakan penipuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kemenpar turut mengimbau masyarakat, pelaku usaha, serta mitra kerja untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Kemenpar.

“Sebelum menindaklanjuti informasi, permintaan kerja sama, maupun transaksi dalam bentuk apa pun, pastikan kebenarannya melalui kanal resmi,” ucapnya.

“Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan melakukan verifikasi terlebih dahulu guna menghindari kerugian akibat penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” sambungnya.

(dis/ugo)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Tell a Friend Generator]

Baca lagi: Akihiro Miwa, Pengisi Suara Ikonis Film-film Ghibli Meninggal Dunia

Baca lagi: 8 Rekomendasi Tempat Liburan Anak Sekolah di Jakarta dan Sekitarnya

Baca lagi: Berapa Harga BBM B50 yang Bakal Dirilis Prabowo 1 Juli?

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: