Operasi SAR Tragedi KMP Mutiara Sentosa Ditutup, 238 Korban Dievakuasi

Surabaya, Tell a Friend Generator Indonesia

Kepala Basarnas

Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan korban kejadian kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur (Jatim), resmi ditutup.

Hal disampaikan Syafii usai sebanyak 62 orang rombongan terakhir korban KMP Mutiara Sentosa II berhasil dipulangkan dan tiba di posko terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, sekitar pukul 14.10 WIB, Selasa (4/8).

“Karena itu, secara resmi saya sampaikan bahwa operasi SAR secara khusus dalam penanganan kedaruratan KM Mutiara Sentosa II secara resmi saya alihkan kepada operasi rutin, yaitu operasi kesiap-siagaan yang dikendalikan oleh Kepala Kantor SAR Surabaya,” kata Syafii saat konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa sore ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syafii mengatakan total jumlah penumpang KMP Mutiara Sentosa II yang dievakuasi sebanyak 238 orang, 5 di antaranya dalam kondisi meninggal dunia. Angka itu, kata dia, sudah termasuk penumpang, anak buah kapal (ABK) dan tenaga bantuan operasi.

“Karena itu, saya sampaikan secara resmi kepada rekan-rekan media bahwa dengan jumlah penumpang yang kita konfirmasi 238, di mana ada

cabin crew

, kemudian ada penumpang, dan juga ada tenaga bantuan operasi yang ada di kapal itu,” ucapnya.

“Sementara bisa kita sinkronkan bahwa jumlah korban dan juga jumlah penumpang yang ada di dalam kapal sementara sesuai,” sambung Syafii.

Meski demikian Syafii menyebut operasi rutin yang dilakukan Basarnas Surabaya akan difokuskan pada di sekitar lokasi kejadian kebakaran.

“Pelaksanaan operasi rutin ini tetap akan kami fokuskan kepada perairan di mana lokasi kejadian terjadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, operasi pencarian akan kembali dilakukan bila ada laporan warga soal belum ditemukannya anggota keluarganya dalam kejadian itu.

“Sambil menunggu kita juga memiliki posko-posko aduan. Kita semuanya berharap tidak sampai ada pengaduan adanya keluarga yang belum ditemukan. Dan andai saja ada pengaduan itu, tentunya operasi akan kita laksanakan disesuaikan dengan situasi kondisi yang ada. Kita akan buka operasi lagi untuk melaksanakan pencarian,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Syafii juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur yang tergabung dalam operasi ini.

(frd/kid)

[Gambas:Video Tell a Friend Generator]

Baca lagi: Mimpi Mobil Terbang Volkswagen di China Kandas Setelah 5 Tahun

Baca lagi: Komisi IX: Anggaran MBG 2027 Sisa Rp50 T Jika Tak Ambil Pos Pendidikan

Baca lagi: Choi Min-sik Jadi Anak Magang Han So-hee di The Intern Korea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: