
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang juga Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kasatgas PRR) Pascabencana Sumatra menyatakan mendukung penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat akibat bencana pada akhir tahun lalu.
Hal itu disampaikan Tito usai mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Usulan Penyesuaian Bantuan Stimulan Rumah Rusak Berat Terdampak Bencana melalui DSP BNPB di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Kamis (2/7).
Tito menjelaskan, pembangunan huntap diprioritaskan bagi warga yang rumahnya rusak berat maupun hilang akibat bencana. Secara umum, skema pembangunan dibagi menjadi tiga, yakni in situ, eksitu mandiri, dan eksitu kompleks komunal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk skema in situ, rumah dibangun kembali di lokasi semula apabila kondisi tanah dinilai masih aman dan pembangunannya dilakukan oleh BNPB. Sementara itu, skema eksitu mandiri dilakukan dengan warga membangun rumah secara mandiri di lahan lain yang dimiliki karena lokasi lama tidak aman ditempati. Skema ini dilaksanakan dengan dukungan anggaran dan pengawasan dari BNPB.
Adapun skema eksitu kompleks komunal dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) maupun pihak terkait lainnya. Dalam skema ini, pemerintah daerah (Pemda) menyiapkan lahan dan akses pendukung, sedangkan pembangunan kawasan permukiman dilakukan oleh Kementerian PKP.
Tito mengatakan, anggaran pembangunan huntap komunal telah dialokasikan dan mulai direalisasikan tahun ini.
“Nah, yang di huntap in situ dan eksitu mandiri, yang ditangani oleh BNPB, ini kan lebih kompleks karena sendiri-sendiri. Itu akan digunakan mekanisme tersendiri yang kita usulkan, namanya Dana Siap Pakai, karena memang BNPB ini fleksibel. Kita ingin agar terjadi pergerakan cepat,” ujarnya.
Selain mendorong penggunaan DSP, Tito juga mengusulkan penyesuaian nilai bantuan stimulan pembangunan rumah. Menurutnya, besaran bantuan BNPB saat ini sebanyak Rp60 juta per unit sudah tidak lagi sesuai kebutuhan. Berdasarkan hasil perhitungan, idealnya membangun satu unit rumah layak huni membutuhkan anggaran Rp80 juta.
Tito menambahkan, usulan penggunaan DSP BNPB dan penyesuaian nilai bantuan stimulan tersebut akan disampaikan kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara.
“Nah, mengenai anggarannya juga, yang selama ini Rp60 juta, kita harapkan bisa dinaikkan,” pungkasnya.
(rea/rir)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: BMKG Ungkap Daftar 21 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini
Baca lagi: Sinopsis Spider-Man: Far from Home, Bioskop Trans TV 2 Juli 2026
Baca lagi: KLH soal Kualitas Udara TPA Jatiwaringin: Sangat Tidak Sehat



8 Responses
Saya menikmati cara penyampaian yang sederhana dan tidak berlebihan. Kalau ada kesempatan, coba juga lihat https://forum.epicbrowser.com/profile.php?id=42788.
Saya merinding membaca konklusi artikel ini. Sangat kuat, tegas, dan membekas di hati http://www.kufirst.center.ku.ac.th/kuai58_2563/ saya tunggu artikel bagus yang seperti ini lagi ya
Artikel ini menyajikan dialektika yang sangat menarik dan didukung premis yang kuat http://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodsafetyseries2021_1_article/ luarbiasa sekali artikel ini pokonya
Artikel ini meninggalkan kesan yang hangat sekaligus memicu ruang diskusi batin yang produktif https://www.kufirst.center.ku.ac.th/foreseeing-kus-global-potential-through-the-reinventing-university-program-2-4/
Artikel ini menawarkan framework yang sangat jelas untuk diimplementasikan dalam dunia kerja https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%AA%E0%B8%B3%E0%B8%99%E0%B8%B1%E0%B8%81%E0%B8%87%E0%B8%B2%E0%B8%99_20122020/
Sebuah kontribusi literasi yang sangat berharga bagi ekosistem profesional dan akademisi http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9854-3/
Ada pesan moral dan kebijaksanaan tersembunyi di balik setiap paragraf yang ditulis http://www.kufirst.center.ku.ac.th/thailandlab2020/ dan sangat baik kesan pesan nya
Dapat banyak insight baru yang belum pernah saya pelajari sebelumnya. Terima kasih ya buat ilmunya yang luar biasa https://www.kufirst.center.ku.ac.th/12aug2564/