
Denpasar, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim)
Polsek Kuta, Bali,
inisial Iptu MDP dinyatakan positif narkotika jenis ekstasi.
Kini, dia harus menjalani proses hukum di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali sejak Senin (8/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan temuan tersebut bukan merupakan hasil penangkapan, melainkan bagian dari inspeksi mendadak (sidak) internal yang rutin dilakukan Direktorat Reserse Narkoba bersama Bid Propam Polda Bali.
“Menggunakan ekstasi. Ini bukan penangkapan, ini kegiatan rutin antara Ditresnarkoba dan Propam dalam rangka mengantisipasi penyalahgunaan narkoba oleh anggota,” kata Kombes Ariasandy, Selasa (7/7).
“Jadi penindakan yang kami lakukan tidak hanya ke luar (terhadap masyarakat), tetapi ke dalam (internal) pun juga harus ditertibkan,” imbuhnya.
Ia menerangkan pemeriksaan dilakukan secara tertutup dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Sejumlah anggota dipanggil secara acak untuk menjalani tes urine di Mapolda Bali pada awal Juni lalu.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, satu anggota diketahui positif narkotika yakni Iptu MDP, yang saat ini masih menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Kuta.
“Kita ambil tes sampel urine dan ternyata ada satu yang terindikasi positif. Akhirnya yang bersangkutan kita serahkan ke propam untuk dilakukan tindak lanjut. Sementara yang bersangkutan sudah kita amankan di propam semenjak tanggal 8 Juni kemarin,” jelasnya.
Kemudian, terkait asal barang maupun sudah berapa lama yang bersangkutan menggunakannya, Ariasandy menyebut hal itu masih didalami penyidik Propam.
“Saat ini yang terpenting adalah hasil tes urinenya positif. Untuk pengakuan maupun asal barang masih dalam proses pemeriksaan,” ungkapnya.
Selain itu, Polda Bali akan melakukan evaluasi sesuai hasil penyelidikan dan tingkat pelanggaran yang terbukti. Ia menegaskan, oknum tersebut akan menjalani proses disiplin dan sidang kode etik profesi Polri.
Sebab tidak menutup kemungkinan sanksi yang dijatuhkan berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) hingga proses pidana apabila memenuhi unsur pelanggaran.
“Iya tergantung tingkat pelanggaran yang bersangkutan. Sampai pemecatan juga bisa, dipidana juga bisa,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan dalam dua tahun terakhir belum ada anggota Polda Bali yang dijatuhi sanksi PTDH akibat penyalahgunaan narkotika. Kasus serupa terakhir kali terjadi beberapa tahun sebelumnya.
“Mungkin tahun-tahun yang lalu ada yah. Tapi dua tahun belakangan ini belum ada kita PTDH berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Pihaknya juga memastikan pemeriksaan urine secara mendadak akan terus dilaksanakan secara berkala di seluruh satuan kerja, baik di tingkat Polda, Polres maupun Polsek.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk menjaga integritas dan mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
“Itu akan tetap kita akan laksanakan. Entah waktunya kapan, karena ini sifatnya sidak pada anggota,” ujarnya.
“Mudah-mudahan dengan adanya anggota yang kita tindak ini, menjadikan sebuah efek jera agar anggota tidak tidak melakukan hal yang sama, atau bahkan tidak mencoba-coba untuk melakukan hal yang sama,” sambungnya.
(kdf/kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: Microsoft PHK Ribuan Karyawan, Divisi Xbox Dirombak
Baca lagi: MHSB dan Persebaya Siapkan Pemain Lewat Delapan Tahap Pemeriksaan PCMA
Baca lagi: Ruben Onsu Balas Jordi setelah Kerap Disenggol: Sok Hebat



9 Responses
Artikel ini bertindak sebagai instrumen evaluasi diri yang sangat berguna untuk meningkatkan efisiensi tata kelola organisasi https://skyscraperpage.com/forum/showthread.php?p=5344186
Penulis membuktikan bahwa pendekatan berbasis riset (evidence-based) adalah kunci utama dalam penyusunan rencana aksi yang sukses https://magic.ly/Donlego/Pentingnya-Menjaga-Keseimbangan-Kerja-dan-Kehidupan-Pribadi
Tulisan yang penuh urgensi namun disampaikan dengan kepala dingin dan pilihan tindakan yang sangat terukur https://www.dreadcentral.com/reviews/4657/50-years-of-ghost-movies-book/
Penulis menunjukkan komitmen yang luar biasa terhadap purifikasi ilmu pengetahuan, membebaskan bahasan dari simplifikasi yang menyesatkan https://community.tp-link.com/en/home/forum/topic/199092?replyId=1002750
Sebuah ulasan substantif yang menempatkan transfer pengetahuan (knowledge transfer) sebagai prioritas tertinggi di atas retorika https://www.digitalocean.com/community/users/ytry4365
Artikel ini meruntuhkan bias konfirmasi secara elegan melalui penyajian fakta sekunder yang telah dikurasi secara saksama https://forums.somethingawful.com/showthread.php?threadid=3580415
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=301190 juga.
Sebuah karya tulis yang sangat matang, responsif terhadap dinamika global, dan sarat akan nilai edukasi premium https://crookedtimber.org/2004/05/26/passion-of-the-present/
Sebuah pencapaian literasi yang mengagumkan; tulisan ini bertindak sebagai panduan akademis yang membentuk ulang paradigma kita https://crookedtimber.org/page/762/?p=ikxmkzed