
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Massa pegawai dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot)
Tidore
Kepulauan, Maluku Utara, menggelar aksi demonstrasi menolak dirumahkan.
Mereka menuntut Pemkot mencari solusi atas nasib mereka. Aksi demonstrasi berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Senin (6/7) sekitar pukul 08.30 WIT. Aksi tersebut diikuti oleh seluruh PPPK serta PPPK paruh waktu.
“Kalau dirumahkan, bagaimana dengan torang (kami) punya utang di bank? Karena sebagian besar torang (kami) punya SK ini sudah digadaikan di bank, saya sendiri punya SK sudah digadai di bank untuk kebutuhan bangun rumah,” ujar salah satu PPPK inisial NY (35) seperti dikutip dari
Detik
, Senin (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi keluhan itu, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, akhirnya mengambil kebijakan dengan tidak merumahkan para pegawai PPPK tersebut. Namun, ia akan memangkas separuh dari pendapatan para pegawai.
“TTP (tunjangan tambahan penghasilan) untuk PNS dipangkas 30 persen. Sedangkan PPPK dan paruh waktu tunjangannya yang dipotong,” ujar Muhammad Sinen kepada wartawan.
Menanggapi keluhan itu, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, akhirnya mengambil kebijakan dengan tidak merumahkan para pegawai PPPK tersebut. Namun, ia akan memangkas separuh dari pendapatan para pegawai.
“TTP (tunjangan tambahan penghasilan) untuk PNS dipangkas 30 persen. Sedangkan PPPK dan paruh waktu tunjangannya yang dipotong,” ujar Muhammad Sinen kepada wartawan
Baca berita selengkapnya
di sini
.
(detik/ugo)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: Kabar Terbaru Tol Tanpa Setop, Kapan Berlaku?
Baca lagi: Prabowo Ingin QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Baca lagi: Sinopsis The Husband, Misteri Suami Buron usai Istri Diculik




11 Responses
Artikel ini bertindak sebagai jembatan konseptual yang sangat kokoh dalam memetakan transisi teori menuju realitas empiris https://www.provenexpert.com/en-us/rausey/
Penulis sukses mengidentifikasi knowledge gap dalam literatur terkini dan memberikan eksplanasi yang sangat otoritatif di sana https://support.khanacademy.org/hc/en-us/community/posts/4415360920205-An-issue-that-is-happening
Sebuah sumbangsih literasi yang sangat prestisius, layak mendapatkan tempat di garda depan jurnal referensi utama http://users.rcn.com/roadster/
Artikel ini meruntuhkan bias konfirmasi secara elegan melalui penyajian fakta sekunder yang telah dikurasi secara saksama https://forums.somethingawful.com/showthread.php?threadid=3580415
Sebuah ulasan yang tidak hanya menambah informasi, melainkan melakukan kalibrasi ulang terhadap cara kita memproses sebuah ilmu https://www.sweclockers.com/forum/trad/622498-faq-foobar2000-visa-din-foobar2000-layout
Ulasan yang komprehensif dan mudah dimengerti oleh kalangan umum. Sebagai bentuk kontribusi, saya menyarankan https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=296364 bagi rekan-rekan yang ingin memperdalam studi mengenai topik bahasan ini.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://kldp.org/comment/262786 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Penulis membuktikan bahwa tulisan yang berbasis riset ketat tetap mampu disajikan secara elegan, lugas, dan sangat mencerahkan https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Perang_di_Darfur
Sebuah pencapaian literasi yang mengagumkan; tulisan ini bertindak sebagai panduan akademis yang membentuk ulang paradigma kita https://crookedtimber.org/page/762/?p=ikxmkzed
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://kldp.org/comment/265213 juga mengulas hal serupa.
Bahasanya mudah dimengerti banget buat pemula kayak saya. Kemaren sempet nyari-nyari juga dan nemu https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=292398 yang bahasannya sejalur sama ini.