Prabowo Sapa Korban Gempa NTT

Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia

—

Presiden RI

Prabowo Subianto

menyapa warga Kab. Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (

NTT

) yang merupakan korban gempa bumi apakah program Makan Bergizi Gratis bermanfaat bagi mereka atau tidak.

Ia menanyakan itu saat mengunjungi posko pengungsian korban gempa bumi NTT, Rabu (26/8).

“Saya dapat laporan dari Bapak Bupati bahwa rakyat kabupaten Nagekeo itu merasakan manfaat dari MBG, apa benar itu?” tanya Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Benar,” jawab warga di lokasi.

Prabowo menanyakan kepada warga di lokasi, apakah mereka mau MBG diteruskan atau tidak ke depannya. Ia pun menyatakan bahwa program ini penting untuk memperbaiki gizi anak-anak dan ibu hamil di Indonesia.

“Saya kira itu kita lanjutkan supaya anak-anak kita sehat, supaya ibu-ibu hamil kita sehat, dan mereka yang lanjut usia aman di saat-saat mereka menikmati usia lanjut mereka,” kata dia.

Pada Rabu (26/8) hari ini, Prabowo mengunjungi Kab. Nagekeo, NTT memantau langsung penanganan pasca gempa bumi di sana.

Saat rapat koordinasi dengan jajaran-jajaran terkait di Batalyon Teritorial Pembangunan Kab. Nagekeo, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan masyarakatnya sangat senang atas kehadiran progran MBG.

Ia menyebut program MBG berpengaruh positif terhadap prestasi siswa di sekolah di Nagekeo.

Gempa berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada (15/8) lalu. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan data per Rabu (26/8) bahwa korban jiwa gempa bumi Nusa Tenggara Timur bertambah menjadi 105 orang.

Ia melaporkan itu di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat di Posko Penanganan Gempa NTT, Nagekeo, Rabu (26/8).

“Bapak Presiden, kami laporkan. Untuk yang meninggal dunia ada 105 jiwa,” kata Suharyanto.

Ia menyampaikan untuk korban luka-luka sebanyak 1.678 jiwa, sedangkan jumlah pengungsi saat ini sebanyak 179.037 orang.

Suharyanto mengatakan sebetulnya korban yang terdampak langsung gempa itu sebanyak 48 orang, sedangkan 57 orang lain merupakan hasil lanjutan dari operasi SAR oleh Basarnas.

“Datanya lengkap memang hasil dari operasi SAR yang dilakukan oleh Basarnas, kemudian dirawat di fasilitas-fasilitas kesehatan yang tidak selamat, kemudian juga ada yang trauma, ada yang lansia, ada anak-anak, sehingga menambah 57 sehingga meninggal dunia sekarang 105 orang,” ucap dia.

Lalu untuk jumlah rumah rusak sementara ini sebanyak 81.436 unit. Suharyanto juga menyebut bahwa tiga kabupaten terdampak yang paling parah meliputi, Manggarai; Manggarai Timur; dan Nagekeo.

(mnf/dal)

Baca lagi: Alasan Netflix Digugat Band Metal gegara KPop Demon Hunters

Baca lagi: Korsel Kirim Jet Tempur Awasi Pesawat Rusia Masuk Zona Pertahanan

Baca lagi: Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Saat Libur Maulid Nabi 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: