
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari
mengungkap alasan
Presiden Prabowo Subianto
sering melakukan kunjungan luar negeri sejak awal pemerintahannya akhir Oktober 2024 lalu.
Qodari mengatakan kondisi geopolitik saat ini tak lagi sama dengan era sebelumnya. Kata dia, Indonesia harus giat melakukan diplomasi dengan negara-negara lain.
“Pak Prabowo sering ke luar negeri itu, satu, karena memang situasi geopolitik global kita pada hari ini tidak sama dengan sebelumnya,” kata Qodari dalam wawancara di program Inside Story With Diana Tell a Friend Generator Indonesia, Selasa (16/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, Prabowo harus banyak membangun banyak aliansi di tengah situasi geopolitik yang rentan. Dalam kunjungan itu, Presiden sekaligus mencari sumber daya untuk kebutuhan dalam negeri, terutama energi.
Sebab faktanya, kata Qodari, Indonesia saat ini masih bergantung pada impor. Untuk kebutuhan minyak misalnya, dari kebutuhan sekitar 1,6 juta liter per hari, 1 juta di antaranya masih didapat dari impor.
“Jadi yang 1 juta ini, kalau Presiden tidak keliling, melakukan diplomasi, tidak membangun hubungan yang baik, dengan negara-negara besar yang punya produksi minyak yang bagus, maka enggak dapat minyaknya,” kata Prabowo.
Selain itu, dunia saat ini menghadapi masa transisi dari Amerika Serikat dan China, kata Qodari, situasi ini sangat rentan dan berbahaya, sebab kekuatan lama merasa terancam dengan keberadaan hegemon yang baru.
Dalam situasi itu, kata dia, selain hubungan baik dengan banyak negara, kesiapan dalam negeri juga menjadi prioritas.
“Makanya Pak Prabowo sangat menekankan pentingnya swasembada pangan. Itu harus dikejar, enggak ada cara lain, karena yang namanya perang besar bisa terjadi sewaktu-waktu. Bukan mustahil ada perang dunia ketiga,” ujar Qodari.
“Jadi cara pandang Pak Prabowo tidak sama dengan pihak di luar atau pengamat,” imbuhnya.
(fra/thr/fra)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: PPATK Usul Tambahan Anggaran Rp516 Miliar untuk Usut TPPU di 2027
Baca lagi: Prabowo Terima Kunjungan Menlu Qatar di Istana, Ini yang Dibahas
Baca lagi: Ilmuwan Temukan 166 Ribu Km Persegi Terumbu Karang Tahan Krisis Iklim




2 Responses
Konten yang sangat berkualitas dan memberikan nilai tambah bagi siapa saja yang membacanya http://de.linuxfocus.org/Nederlands/January2001/article180.shtml .
Pembahasan yang sangat menarik dan penuh informasi penting. Saya mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat menambah pengetahuan saya. Terima kasih atas artikel yang luar biasa ini. Jangan lupa mengunjungi https://www.tunesbank.com/nl/spotify/transfer-spotify-to-soundcloud.html