
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mendorong pemerintah daerah (Pemda), khususnya Kepala Dinas Pertanian, untuk memperkuat kolaborasi dengan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Penyuluh pertanian menurut Tomsi adalah ujung tombak pembangunan sektor pertanian. Sinergi yang erat antara pengambil kebijakan dan penyuluh, kata Tomsu, menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
“Tidak ada orang yang bisa berhasil tanpa kerja sama, oleh sebab itu tetap jaga kekompakan dan mau merangkul serta mendengarkan teman-teman penyuluh,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Perluasan Penerapan Budi Daya Padi Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (9/7) dalam keterangan tertulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tomsi menambahkan pemerintah saat ini menaruh perhatian besar terhadap sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan nasional. Karena itu, Pemda diminta menyelaraskan program dan kebijakan pembangunan pertanian dengan target nasional tahun 2027.
Sasaran yang harus dicapai antara lain peningkatan produksi padi hingga 55.273.025 ton, penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 5.981.316 hektare, serta optimalisasi operasional 5.829 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di berbagai daerah.
Lebih lanjut, Tomsi menekankan bahwa keberhasilan seorang Kepala Dinas Pertanian tidak ditentukan oleh latar belakang pendidikan ataupun pengalaman semata, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar serta membangun komunikasi yang baik dengan para penyuluh yang memahami kondisi lapangan secara langsung.
“Oleh sebab itu tidak ada pengaruh kita dari mana, yang penting keinginan kita untuk mengetahui dan mau merangkul teman-teman dari PPL ini,” ujarnya.
Tomsi juga menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian atas dedikasi mereka dalam mendampingi petani dan menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Menurutnya, kontribusi para penyuluh memiliki peran yang sangat besar dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
“Tanpa Bapak-Ibu sekalian para penyuluh, kita tidak akan berhasil, dan tidak terasa karena kita semua setiap hari makan beras maka ini semua adalah hasil jerih payah Bapak-Ibu sekalian,” kata Tomsi.
(sur)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: 3 Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim
Baca lagi: FOTO: Badai dan Banjir Parah Terjang China, Belasan Orang Tewas
Baca lagi: Ukraina Bombardir Dua Depot Minyak Terbesar Rusia




2 Responses
Artikel ini berhasil mempertahankan stabilitas kualitas materi secara konsisten dari paragraf pembuka hingga kalimat penutup https://crookedtimber.org/page/761/?ref=SexShopu.Com
Sebuah kontribusi pemikiran yang fundamental; artikel ini sangat mumpuni dalam menaikkan level kecerdasan literasi pembacanya https://crookedtimber.org/author/chris-bertram/page/115/?bset=0003%3F