
Jakarta, Tell a Friend Generator Indonesia
—
Unik, untuk pertama kalinya seekor hewan peliharaan mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) organisasi kemasyarakatan (ormas) Muhammadiyah.
Messi, seekor
kucing
berusia 15 tahun di Yogyakarta menjadi hewan peliharaan pertama yang memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM).
Pemelihara Messi adalah Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammmadiyah DIY, Azman Latif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KTA Messi didapat usai mengikuti pemeriksaan kesehatan di Gedung PW Muhammadiyah DIY, Yogyakarta, Minggu (5/7). Setelahnya, Messi resmi menjadi bagian dari Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) dengan nomor register 12.KCG.0001.
Mengutip dari laman Muhammadiyah, KucingMU adalah wadah dakwah bagi para pecinta hewan, khususnya kucing. Adapun penerbitan KTAM untuk hewan peliharaan itu diberikan bagi yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan saat itu.
Ketua LDK PWM DIY, Ananto Isworo, menjelaskan hal itu mereka lakoni sebagai basis pendataan warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan. Menurutnya itu jadi langkah awal membangun gerakan kepedulian terhadap kesehatan hewan di lingkungan Muhammadiyah.
Dia bilang semangat menghadirkan Islam sebagai
rahmatan lil ‘alamin
diwujudkan Muhammadiyah tidak hanya melalui kepedulian terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap kesejahteraan hewan.
Pada momen pemeriksaan kesehatan hewan peliharaan akhir pekan lalu di Gedung PW Muhammadiyah DIY, total ada 60 ekor kucing yang dibawa pemeliharannya.
Sementara itu, pemelihara kucing Messi, Azman, menceritakan kucing betina bercorak ‘kembang telon’ itu diadopsi dari kerabatnya saat berumur sekitar 2 bulan.
“Alhamdulillah ya, meski usianya sudah termasuk tua untuk ukuran kucing ya, tapi Messi masih diberikan kesehatan sampai sekarang,” ujar Azman, Selasa (7/7) dikutip dari
detikJogja
.
Dia mengonfirmasi nama kucing peliharaannya itu terinspirasi dari megabintang sepak bola asal Argentina, Lionel Messi.
“Kisaran tahun 2011 itu ya, Lionel Messi memang lagi jago-jagonya. Nah anak saya memang penggemar Messi, ya sudah makanya kucingnya dikasih nama Messi,” terang Azman.
“Pas awal diadopsi itu si Messi ini tanpa diajari sudah bisa buang air di toilet, sampai sekarang masih konsisten. Entah buang air kecil atau besar, semua di toilet. Jadi ndak perlu repot-repot,” imbuhnya.
(kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Tell a Friend Generator]
Baca lagi: Jadwal Manggung Parade Hujan di Jakarta Fair 2026 Malam Ini
Baca lagi: Taksi Listrik Xanh SM Dorong Pariwisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Baca lagi: Polri Jerat 32 Tersangka Haji Ilegal, Total Kerugian Korban Rp116 M




7 Responses
Rekomendasi taktis yang dijabarkan memiliki tingkat akurasi tinggi untuk segera diintegrasikan ke dalam SOP https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=8312&page=1&rel=1
Penulis secara jeli memetakan titik lemah industri sekaligus memberikan instrumen evaluasi diri yang fungsional https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=7546&page=1&type=site&rel=1
Penulis merajut premis demi premis dengan kalkulasi yang sangat cermat, menghasilkan konklusi yang mutlak https://wiki.cyberandi.synology.me/content/wikipedia_de_all_maxi_2024-05/A/M._Cherif_Bassiouni
Sebuah tulisan yang berhasil merekonstruksi pemahaman kita, menjadikannya sebuah medium pembelajaran yang sangat bernilai akademis http://www.csc.lsu.edu/~kraft/hillel/hillel2.html terimakasih
Artikel ini tidak sekadar mentransfer informasi, melainkan memfasilitasi phttps://www.masslive.com/living/2011/12/latkes_slim_down_for_hanukkah.htmlroses akuisisi ilmu pengetahuan secara mendalam dan metodis
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/comment/264994 deh, lengkap parah!
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=296107 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.